
SURABAYA – Laboratorium Kimia di Fakultas Sains dan Analitika Data, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), baru-baru ini melakukan peningkatan infrastruktur penting guna memenuhi standar laboratorium modern. Peningkatan ini difokuskan pada penggantian pelapis lantai konvensional menjadi lantai epoxy chemical resistance yang lebih higienis dan aman.
Sebelum renovasi, laboratorium ini menggunakan lantai keramik konvensional. Penggunaan keramik dinilai kurang memenuhi standar masa kini karena memiliki celah atau nat yang sulit dibersihkan dan berpotensi menjadi tempat berkumpulnya kontaminan. Padahal, sebuah laboratorium dituntut untuk selalu dalam kondisi bersih, higienis, dan bebas dari kontaminasi.

Sebagai solusi, laboratorium ini mengaplikasikan pelapis lantai pelindung dari Top Floorion (Top Floorion Protective Flooring). Pengerjaan dimulai dengan membersihkan substrat lama dan menutup celah nat menggunakan dempul, kemudian diamplas agar permukaan menjadi rata.
Proses pelapisan dilakukan dalam beberapa tahapan teliti. Tahap pertama adalah aplikasi primer menggunakan Top Floorion Surface Primer yang didiamkan selama 24 jam. Setelah kering, lapisan kedua diaplikasikan menggunakan Top Floorion Liquid Ceramic berwarna light grey.
Untuk memastikan ketahanan maksimal terhadap bahan-bahan kimia yang kerap digunakan di laboratorium, lapisan terakhir ditambahkan menggunakan top coat Top Floorion Liquid Glass. Penambahan lapisan ini memberikan fitur chemical resistance yang sangat krusial bagi lingkungan kerja laboratorium kimia.
Hasil akhir dari renovasi ini adalah lantai laboratorium yang kini bebas nat, lebih higienis, mudah dibersihkan, dan memiliki ketahanan terhadap bahan kimia, menciptakan lingkungan riset dan belajar yang lebih aman dan profesional bagi civitas akademika ITS.
Tonton video selengkapnya di sini: https://www.youtube.com/watch?v=TkA6O7z8CfU